Melengkapi Jelajah Pulau Jawa

Pulau Jawa terdiri dari 6 Provinsi yaitu Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, D.I Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Nah alhamdulillah 5 diantaranya sudah pernah kuinjakkan kaki disana, tinggal Jawa Tengah yang belum tepatnya Semarang nya (kalau Solo nya udah pernah)

Alhamdulillah lagi, ada rejeki dari hasil kirim tulisan yaitu dapet voucher menginap di sebuah Hotel di Semarang, karena itulah aku dan mama melakukan trip super singkat ini. Kita Berangkat tanggal 20 Des pagi dan pulang 21 Des siang.

Berikut trip singkat di Semarang.....



Nyampe Semarang trus bingung mau kemana, eh akhirnya malah mampir ke Ambarawa yaitu ke museum kereta apinya....


Trus kita mampir ke Candi Gedong Songo, tapi kita cuman sanggup sampe candi yang pertama,hahhaha (abis jauh-jauh banget).



Oh iya, selama di Semarang kita ditemenin sama istrinya kopasus yang dulu di Sorong. Yaitu istrinya pak Bandi. Malamnya kita makan malam bersama. Oh iya om Bandi juga yang nyariin mobil rentalnya...


Selain ketemuan sama keluarga om Bandi, aku juga ketemuan sama temen-temen aku. Berhubung waktunya singkat, jadi semua di kumpulin jadi satu aja. siapa aja? (ki-ka)
Ada Nong Ibni, dia junior ku di kang nong Kab Tangerang yang lagi kuliah di UnDip. Trus ada Mbak Uli, dia itu Duta Wisatanya Jawa Tengah (yang punya semarang, hehhe) dan pacarnya mas Dino (detail) dan terakhir ada Ria, junior di SMA dulu dan anaknya sahabat mamaku....
Jadilah kita berkumpul bersama malam itu.....

Trip singkat ini akan berakhir, sebelum pulang selain belanja oleh-oleh (yang pasti makanan semua) kita juga mampir ke Mesjid Agung Jawa Tengah.

Dan akhirnya lengkap sudah jelajah Pulau Jawa ku, next pulau apa ya??

Liburan Akhir tahun

Liburan..Horey..horey..

okey, walaupun hidup aku setiap hari libur tapi yang namanya libur sama liburan itu beda. Nah ini namanya liburan keluarga karena perginya ramean yaitu 8 orang.

Siapa aja? nih ada aku, mama, 2 adekku (anca,ibnu), 2 adek papaku (tante eva dan tante yeni) serta sepupuku yaitu kak lia..eh iya ngga ketinggalan ada Cimot juga yaitu supir ku.

Awalnya kita berencana liburan tanggal 6-7 Desember tapi pas di cek..cek harga tiketnya elah, mahal nyo...berasa banget soalnya kita pergi ber8, akhir diubah menjadi tanggal 1-3 Desember 2010 kita liburan ke Bali.....

Kita berangkat naik pesawat pagi yaitu jam 6.45. Kita di Bali pake Travel (yang punya anaknya temen papa ku loh), jadi mereka yang jemput kita di Bandara. Kita akan melakukan trip selama 3 hari, mulai dari mengunjungi tempat-tempat wisata, kuliner dan belanja... Berikut cerita singkatnya:

Tempat Wisata

Monumen Bom Bali aku anggap sebagai tempat wisata juga, soalnya banyak yang datang dan foto-foto di situ. Nah lokasi nya ngga jauh dari hotel karena kebetulan dapet hotel di jl legian...*menyenangkan*

Ini tempat pertama yang kita kunjungin saat sampai Bali yaitu Benoa di Nusa Dua, ngga sempe main olahraga air soalnya kita nyampe sana siang dan panas banget. Jadi kita hanya naik perahu buat menuju Pulau Penyu..

nah ini kayaknya udah jadi tempat wajib kalau ke bali yaitu ke Garuda Wisnu Kencana (GWK),disana kita skalian makan siang di Restoran Jendela trus liat2 GWK dan foto2,, eh..eh kita juga sempet-sempetnya nonton film pembuatan GWK.

Ini di Restoran yang bisa melihatDanau Batur , cuman bisa liat dari atas sih, sekalian makan siang....

Tanah Lot, kayaknya hanpir semua yang ke Bali menyempatkan buat mampir ke sini. Jadi ngga terlalu banyak cerita deh...hehhehe
Okey, selain tempat-tempat diatas yang pasti aku mengunjungin pantai2 cantiknya Bali.


Kuliner

Kayaknya kita kuliner terus di Bali, tempat-tempat kita makan siang dan makan malam memang sudah di tentukan sama Travelnya dan tempatnya seru-seru , oh iya makanannya juga enak-enak....

ini salah satu tempat makan yang disiapin Travel yaitu di Jimbaran buat dinner...perfecto....hehheh =)

Ayam Betutu...nah klu ini bukan disiapin sama Travel tapi pilihan kita. maksudnya? kan kita pake pesawat pagi tuh dan belum sempet makan. Akhirnya pas nyampe kita minta anterin ke travel buat ke rumah makan terdekat dari Bandara.Ya udah, mampirlah kita ke ayam betutu....


Belanja.....

Selain objek wisata, sekarang nih Bali jadi Surga belanja...macem-macem lah di beli buat diri sendiri dan oleh-olehan deh....





Ketemuan

Dari semuanya, sebenernya ini yang seru. Jadikan seperti yang udah aku bilang kalau yang punya Travel itu anak temen papa, tepatnya waktu papa tugas di Sorong-Papua. Otomatis, acara liburan ke Bali kemaren sekaligus menjadi ajang reunia....



Ya, ngga terasa udah mau pulang aja...emang ya ngga pernah ada kata cukup atau puas saat kita di Bali..



okey Bali, ma'kasih buat keIndahannya selama 3 hari ini. menyenangkan sekali...
Bali,, Aku pasti kembali....

Perjuangan


Sampailah kita ke tema ke 10, kalau yang baru baca dan bingung apa yang dimaksud tema. Jadi aku re-post tulisan aku sendiri yang udah di muat di web nya Jejakubikel, dimana tulisan tersebut bertema, ini detailnya http://jejakubikel.com/monthly-challenge/desember-dongeng/semua-wajah-cinta/

Tema ke 10 ini, tentang perjuangan/pengorbanan cinta. Nah aku milih yang perjuangan aja deh..semoga terlihat di ceritanya ya...

Aku bisa 7x Lipat

“ Kamu lagi ngapain Syaza?” ucap Rian mengawalin telpnya mala mini

“ Hahahahahaha” aku tertawa mendengar Rian memanggil aku dengan sebutan “kamu” , “ Rian, lo kenapa sh?kok tiba-tiba manggil kamu..biasanya juga elo ?” tanyaku kepada Rian

“Kenapa Syaza , memang kamu ngga suka ya kalau aku manggil kayak gitu”

“ Udah ah Rian, pake elo –gw aja ngobrolnya…aneh” jawabku

Obrolan antara Aku dan Rian malam ini berlangsung seru seperti malam-malam sebelumnya, tapi mala mini lebih seru karena Rian bertahan menggunakan kata “aku-kamu” sedangkan aku bertahan juga dengan kata “gw-elo”. Walaupun sesekali aku ikut terbawa cara bicara Rian dan aku ikut menggunakan kata “aku-kamu” dan saat itu Rian akan menertawakan aku. Rian memang selalu berusaha untuk apa yang dia mau.

***

Baru sebulan ini aku mengenal Rian, dia satu kampus denganku hanya saja kami berbeda fakultas. Kegiatan kampus yang melibatkan semua lembaga mempertemukan kami. Sejak saat itu aku dan Rian menjadi dekat. Setiap malam Rian menelpon aku,berbagi cerita, menemani aku melewati malam sampai aku tertidur baru dia akan mematikan telponnya.

Hingga saat ini Rian belum tau status aku yang sebenarnya, aku sebenarnya sudah memiliki kekasih hati, ya kekasih hati yang sudah hampir sebulan juga dia menghilang tak member kabar berita, kekasihku ini sesuka hati pergi dan kembali tapi aku tetap berusaha bertahan dengannya.

***

Syaza berhasil membuka pintu hatiku yang sudah 2 tahun ini tertutup sejak kisah cintaku berakhir dramatis. Aku suka dengan Syaza sejak pertama kali melihatnya, dia sosok perempuan aktif di kampus dan aku senang bisa kenal dan dekat dengannya.

Menelpon Syaza di malam hari menjadi kebiasaan baruku, bercerita dengannya sampai dia tertidur setiap harinya, setelah aku memastikan Syaza tidur aku akan mencurahkan perasaanku kepadanya. Aku menginginkan Syaza menjadi milikiku tapi aku merasa ada sesuatu yang belum aku ketahui dari Syaza.

***

Malam ini aku harus mengatakan kepada Rian kalau aku sudah memiliki kekasih, aku ngga mau memberikan harapan ke Rian walaupun sebenarnya aku suka dengan Rian. Obrolan mala mini Rian buka dengan kata-kata “aku-kamu”, ah kamu benar-benar tidak pernah menyerah Rian.

“Rian, aku mau kasih tau sesuatu ke kamu” tanpa sadar aku menggunakan kata yang Rian inginkan “aku-kamu”

“Nah, kan kamu kebawa juga pake aku-kamu, udah ikutin aja. Apa za?” suara Rian terdengar senang karena dia berhasil mempengaruhiku.

“ Aku sebenernya sudah punya pacar” satu tarikkan nafas aku ucapkan

Sunyi…sunyi….tak ada jawaban dari seberang sana, aku ingin berbicara lagi tapi biarlah aku tunggu sampai Rian bereaksi.

“Syaza, kenapa kamu bilang itu ke aku?”

“Karena kalau kamu emang suka dengan aku, aku ngga mau kamu berpikir kalau aku itu masih sendiri”

“Ya,mungkin aku terlalu PeDe berpikir kamu masih sendiri, tapi kamu terlihat seperti single Syaza. Kamu ada di kampus dari pagi sampai malam, kamu bisa aku telpon sampe kamu tidur, terus kalau kamu punya pacar kapan kamu ketemu pacarmu dan telponan dengan pacarmu” kata-kata Rian yang panjang itu sekarang berbalik menohok aku, Rian punya alasan untuk menyimpulkan kalau aku itu sendiri.

“Udahlah, pokoknya pacarku ada” jawabku sambil menahan rasa sakit ini.

“ Syaza, kita sudah deket aku mau kamu cerita sama aku. Kenalkan aku sama cowo kamu ya Syaza” Kembali aku dikejutkan kata-kata Rian.

“ Aku ngga tau Rian, aku ngga tau cowoku ada dimana,lagi ngapain…aku ngga tau. Dia ngga menghubungi aku hampir sebulan ini” jawabku sambil terisak.

“ Kamu digantungin sama cowo kamu Sya? Syaza, denger aku ya disini aku berbicara sebagai pria. Kamu itu perempuan luar biasa menurut aku karena kamu cantik, pinter, baik jadi ngga semestinya kamu diginii.”

Belum sempat aku menjawab Rian melanjutkan omongannya “ Aku mau ketemu sama cowo kamu Syaza, aku mau bilang ke dia kalau dia udah ngga sanggup buat jagain kamu, biar cowo lain yang jagain kamu”

Rian terus berbicara “ Tapi Sya,saat diluar sana ada pria yang sanggup membahagiakan kamu selain cowo kamu, maka aku akan memberikan 7 kali lipat dari yang cowo-cowo diluar sana bisa kasih ke aku karena kamu layak untuk dapatkan itu”

Aku terdiam, aku hanya bisa menangis sampai aku tertidur.

***

Semenjak malam ini, aku tersadar kalau aku patut untuk diperjuangkan bukan untuk disia-siakan. Aku berani ambil keputusan untuk putus dengan pacarku dan bener kata Rian, aku akan mendapatkan Pria yang akan memperjuangkan aku, menjaga aku dan memanjakan aku.

“udah siap sayang, aku sebentar lagi aku sampe rumah kamu ya”

“Iya, udah siap Rian….”

Ya, Rian lah Pria itu. Setelah obrolan malam itu, hampir setahun Rian menunjukkan perjuangannya untuk mendapatkan aku. Di diri Rian aku temukan lagi kebahagiaan dan kepercayan yang sempat hilang. Dan yang terpenting dia benar-benar membuktikan omongannya bahwa dia kan memberikan 7 kali lipat dari pada pria lain…

Cinta Segitiga

Ini tema ke 9, tentang Cinta Segitiga / perselingkuhan...ini tulisannya sih dari lagunya Astrid yang "Jadikan aku yang ke dua" , imaginasinya agak gila nih membayangkan perselingkuhan. Begini deh hasilnya....

Jadikan aku yang kedua

“Sisca, aku ke depan dulu ya, nanti ketemu di kantin seberang lapangan Basket ya”

Itu isi BBM Ardi yang aku terima setiap hari pada saat 15 menit sebelum bel pulang berbunyi.

Setelah bel pulang berbunyi

“ Sisca, kita ketempat biasa ya” tanya Mita sahabatku

“Ah Mita, masih nanya aja. Udah tau juga ritual pulang sekolah adalah duduk manis di kantin seberang lapangan basket buat nunggu Ardi” jawabku diiringi senyuman penuh makna.

***

“Sisca, kita nonton kompetisi Basket yuk” ajak Mira sesaat setelah mendengar kalau team basket sekolahku berhasil ke babak final.

“Mmmm, males ah. Ga ada yang gw gebet, gw taulah Mit lo bukan mau nonton basketnya tapi mau ngeliatin Diko main basketkan”

“ iiih, Sisca kok gitu sih “ Mita menjawab dengan muka cemberut.

Dengan segala bujuk rayu Mita akhirnya aku mau menonton final kompetisi Basket itu. “ Sis, lo gebet salah satu anak team deh biar lo semangat nontonnya” ucap Mita saat dia menyadari aku tidak sepenuhnya menikmati pertandingan ini.

“ Mit, kalau yang no 11 udah punya cewe belum” jawabku sekenanya menyebutkan salah satu nomor yang ada di baju para pemain.

“ No 11 ya? Bentar-bentar gw liat dulu ya” Mita mencoba mengamati pemain no 11 dari kejauhan.

Mita memang banyak tahu tentang anak-anak Basket bukan karena dia anak Basket juga tapi karena dia sedang mencoba dekat dengan Diko yang notabenenya anak Basket.

“Oh itu Ardi, udah punya cewe dia anak kelas 2 Sis” Mita menjawab dengan yakin.

Ardi, sudah punya cewe.. ya sudahlah toh aku tadi menyebut no 11 karena dari para pemain yang ada di lapangan itu mataku tertuju kepada dia, jadi kalau pun dia sudah punya cewe bukan masalah bagiku karena aku datang hanya untuk memenuhi permintaan Mita bukan untuk si nomor 11 itu.

***

Pertandingan selesai dan sekolah kami menjadi juara di pertandingan ini. Mita menarik tanganku untuk menyebrangi lapangan basket menuju tempat para pemain basket.

“Aduh Mita, mau ketemu Diko kok narik-narik gw sih ah” ucapku sambil berusaha menjaga keseimbangan karena aku terus ditarik Mita.

“ Huss udah diem dulu deh, mau gw kenalin lo sama seseorang”

“Ardi….!” Teriak Mita, Aku terkejut Mita meneriakkan nama itu dan tambah terkejut saat si nomor 11 itu menoleh dan berjalan menuju Mita dan Aku.

Mita berhasil membuatku dan Ardi berkenalan,sejak saat itu aku dan Ardi menjadi dekat. Sejak saat itu juga segala hal yang berhubungan dengan basket menjadi menarik perhatianku.

Hari-hari di sekolah menjadi lebih menyenangkan karena ada Ardi, bertemu di gerbang saat tiba di sekolah, Ardi ke kelasku saat istirahat dan bertemu di kantin seberang lapangan Basket saat pulang sekolah.

Lalu bagaiman dengan cewe Ardi? Putri anak kelas 2 itu ternyata cewenya Ardi, aku dan putri tidak saling mengenal bahkan aku sang ketua salah satu ekskul pun jarang melihat dia di sekolah. Tapi sejak aku dekat dengan Ardi, aku jadi mengamati perilaku Putri. Ardi pun mengakui bahwaPutri itu adalah ceweknya.

“ Putri itu cewe gw Sis, dia cewe rumahan banget. Pulang pergi sekolah di jemput sama supirnya dan dia ngga boleh pulang telat. Itulah kenapa elo bisa jarang liat dia di sekolah atau di saat gw tanding basket, dia hanya keluar rumah buat sekolah dan les” Jelas Ardi panjang lebar saat aku bertanya sosok Putri.

Ardi menjelaskan siapa Putri kepadaku karena Ardi tau perasaan aku ke Ardi. “ Kamu tahukan keadaannya sekarang Sis? Walaupun sebenarnya aku juga suka sama kamu tapi aku ngga tega ninggalin Putri”

Entah setan apa yang merasuki jiwaku sampai akhirnya keluar kata-kata ini “ Jadikan aku yang kedua di,bikin aku seneng terus itu udah cukup buat aku walaupun aku sadar harus berbagi kamu dengan Putri”

***

Jadi sebutlah Ardi itu pacarku sekarang ini walaupun hanya aku, Ardi,Mita dan Diko yang tahu keadaan ini. Setiap harinya aku harus menguatkan diri melihat Ardi mengantar Putri ke gerbang sekolah untuk naik ke mobilnya dan pulang karena setelah itu Ardi untukku, jalan menyeberangi lapangan Basket dan menemuiku di dalam kantin.

Terlarang...!!!

Sampailah ke tema delapan...sekarang temanya "Terlarang" , aku sih memaknai tema terlarang. Cinta atau hubungan yang terlarang gitu. Ini tulisan yang lumayan banyak di comment-in di web jejakubikel diantara tulisan lainnya. oh iya kutip dari sebuah comment utk tulisan ini, ost nya adalah lagu The Virgin..., coba di baca:

Andai Aku Lahir lebih Dulu

“Dek, minggu depan kamu libur kuliahkan? Nginep rumah aku seminggu ya nemenin Keisha aku harus dinas ke Jepang, nanti aku bawain oleh-oleh deh”

Itu isi sms dari mbak Dita kakakku, umur kami memang berjarang sangat jauh sekitar 10 tahun. Mbak Dita segalanya buat aku, jarak umur tadi yang membuat mbak Dita sangat menyayangi dan menjaga aku. Aku pun begitu, aku sangat dekat dengan mbak Dita. Saat mbak Dita memutuskan untuk menikah aku setengah hati melepasnya,aku takut kehilangan mbak Dita tetapi mbak Dita menyakinkan aku dan memastikan bahwa tidak akan ada yang berubah meskipun mbak Dita sudah menikah.

***

“Dek, maaf ya ngeganggu liburan kuliahmu, tapi aku takut kalau Keisha malam-malam kenapa-kenapa.” Sebelum pergi, mbak Dita masih sempat mengucapkan kalimat itu.

“ Kok minta maaf sih mbak, ngga apa kok. Seneng aku liburan ini bisa main sama Keisha. Mbak hati-hati ya udah konsentrasi kerja aja ngga usah mikirin rumah, aman deh sama aku” jawabku

“ Kamu dek, sok tua ah jawab nya..ya udh titip mas Dedy juga ya , kamu hati-hati juga ya kalau ada apa-apa kabarin aku ya” Mbak Dita mengakhiri telponnya.

Mulai hari ini aku resmi jadi Bunda Asuhnya Keisha, ponakanku yang lucu ini berumur 3 tahun. Mbak Dita mengajarkan Keisha untuk memanggilku Bunda.

“ Bunda, selama bunda nginep dirumah Keisha, aku bobonya sama bunda ya” dengan logatnya yang cadel dia memohon saat aku, Keisha dan mas Dedy sedang sarapan.

“ Jangan Keisha, nanti kamu ganggu Bunda Thia bobo, kamu bobo sama papa aja ya” jawab mas Dedy sesaat sebelum aku menjawab

“Ngga apa kok mas, ngga akan menggangu aku” jawabku

“ Ya udah Keisha, papa izinin kamu bobo sama Bunda Thia ya..tapi ganti-gantian ya soalnya kan papa mau bobo sama Keisha juga” akhirnya mas Dedy mengamini permintaan Keisha.

“ma’kasih papa” jawab Keisha sambil merangkul papanya.

Mas Dedy memang sosok suami ideal untuk mbak Dita dan Ayah yang baik untuk Keisha. Mas Dedy itu memiliki ke sempurnaan fisik, posisi jabatan yang mapan untuk seumurnya tapi yang paling penting dia punya tingkat perhatian kepada orang lain yang sangat tinggi. Mas Dedy juga ikut meluluhkan hatiku saat aku tidak merelakan mbak Dita menikah.

****

Ini malam ke 7 Keisha bobo bersamaku, itu berarti besok mbak Dita akan pulang. Setelah Keisha tidur , seperti malam-malam sebelumnya aku akan pindah ke kamar mbak Dita dan memeluk erat Mas Dedy sampai fajar menjemput, lalu aku kembali ke kamarku agar saat Keisha bangun aku sudah ada disisinya. Tapi ini malam terakhir, aku tidak mau melepaskan pelukkanku ke mas Dedy, aku ngga mau kembali ke kamarku…

Aku suka sama Mas Dedy juga sejak pertama kali mbak Dita membawanya kerumah dan memperkenalkannya kepadaku. Aku tau saat itu Mas Dedy hanya menganggapku adik kecilnya tapi aku terus berusaha meskipun Mas Dedy sudah resmi menjadi kakak Iparku.

Aku yang jahat,aku yang mendekati mas Dedy. Aku yang berkhianat aku menusuk kakakku sendiri dari belakang. Dan yang kejam karena menyakiti perasaan Keisha jika suatu hari dia tahu semua ini.

“ Mas Dedy, besok mbak Dita pulang..itu berarti aku ngga nginep sini lagi mas” sambil kusandarkan kepalaku di dada bidang Mas Dedy.

Mas Dedy tidak mengeluarkan sepatakatapun, dia hanya mengecup keningku…

Andai aku lahir lebih dulu, andai aku bisa bertemu dengan mas Dedy lebih dulu, ya tapi itu tidak mungkin. Seakrang, aku selalu menantikan sms mbak Dita yang memintaku menemani Keisha, hanya itu yang bisa membuatku berdekatan dan merasakan pelukkan mas Dedy.